TERAPI TRAKSI
TERAPI TRAKSI
Apa itu Terapi Traksi?
Traksi adalah alat bantu mekanik
yang diaplikasikan pada tulang belakang di arealeher dan punggung bawah dengan
memanfaatkan gravitasi bumi dan posisitertentu untuk mengurangi tekanan pada
struktur tulang belakang atau akar saraf pada tulang belakang.
Terapi traksi bertujuan untuk
melonggarkan otot-otot yang kaku, tendon, ligamendari tulang belakang;
mengurangi tekanan pada akar saraf atau jepitan saraf;mengurangi tekanan pada
bantalan tulang belakang yang teriritasi danmengistirahatkan sendi. Terapi ini
efektif dalam mengurangi tekanan pada padastruktur tulang belakang dan
meningkatkan luas pergerakan sendi tulang belakangdengan meningkatkan
elastisitas jaringan lunak sekitarnya dan memperbaiki alirandarah pada jaringan
tersebut sehingga gejala dan nyeri akibat jepitan akar saraf yang dirasakan
akan berkurang.
erapi traksi tidak dianjurkan
untuk pasien yang mengalami osteoporosis/keropostulang, kanker ganas, patah
tulang, infeksi tulang belakang, kelainan bentuk tulang belakang sejak lahir,
pasien dengan nyeri yang hebat, hipertensi, penyakitcardiovaskular, kehamilan,
penyakit paru restriksi, gangguan pernafasan.Sebelum terapi dimulai, sebisa
mungkin pasien dalam keadaan rela sehinggaterapi dapat dilakukan dengan tepat.
!asien diposisikan berbaring terlentang,kemudian terapis mengatur area yang
akan diterapi sesuai hasil yang ingindicapai. !asien dikenakan ikat
pinggang/belt khusus, strap (tali pengikat) atau harness. Kemudian ikat
pinggang dikaitkan pada mesin traksi melalui tali yangdiberikan gaya dengan
berat tertentu, sedangkan harness dilekatkan pada kepaladan leher yang
dihubungkan oleh tali dan diberikan berat tertentu untuk traksicervical. %ika
selama terapi timbul nyeri, gerakan leher dan punggung terbatas,sakit kepala
maka traksi harus dihentikan.
Alat terapi traksi digunakan untuk memberikan tarikan atau peregangan pada tulang belakang atau sendi untuk mengatasi masalah-masalah muskuloskeletal, seperti hernia diskus, kompresi saraf, atau nyeri punggung. Ada beberapa jenis mode atau alat terapi traksi yang digunakan, baik secara manual maupun dengan bantuan perangkat.
Berikut adalah beberapa mode alat terapi traksi yang umum
digunakan:
1. 1. Traksi
Manual
· Cara Kerja:
Terapi ini dilakukan oleh seorang terapis yang menarik tubuh pasien menggunakan
tangan, dengan tujuan untuk meregangkan tulang belakang atau sendi. Terapis
akan melakukan penarikan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan pasien.
· Keunggulan:
Memberikan kontrol penuh kepada terapis untuk menyesuaikan kekuatan traksi.
·
Keterbatasan: Terapis membutuhkan keterampilan khusus dan sering
kali tidak dapat digunakan dalam jangka waktu lama.
2. 2. Traksi
Mekanis
· Cara Kerja:
Terapi ini dilakukan oleh seorang terapis yang menarik tubuh pasien menggunakan
tangan, dengan tujuan untuk meregangkan tulang belakang atau sendi. Terapis
akan melakukan penarikan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan pasien.
· Keunggulan:
Memberikan kontrol penuh kepada terapis untuk menyesuaikan kekuatan traksi.
·
Keterbatasan: Terapis membutuhkan keterampilan khusus dan sering
kali tidak dapat digunakan dalam jangka waktu lama.
3. 3. Traksi
Inversi
· Cara Kerja:
Terapi traksi inversi dilakukan dengan posisi tubuh terbalik, menggunakan
perangkat seperti meja inversi. Pasien akan dibaringkan dengan posisi kepala
lebih rendah dari tubuh, menggunakan gravitasi untuk memberikan efek tarikan.
· Keunggulan:
Membantu mengurangi tekanan pada tulang belakang dan meningkatkan aliran darah.
·
Keterbatasan: Tidak disarankan bagi pasien dengan tekanan darah
tinggi atau masalah jantung.
4. 4. Traksi
Lumbar
· Cara Kerja:
Digunakan untuk bagian tulang belakang lumbar (punggung bawah). Terapi ini juga
dilakukan dengan alat khusus yang memberikan tekanan pada bagian lumbar untuk
meregangkan otot dan cakram.
· Keunggulan:
Mengurangi tekanan pada cakram tulang belakang dan saraf di daerah punggung
bawah.
·
Keterbatasan: Memerlukan alat khusus yang mungkin tidak tersedia
di semua tempat.
5. 5. Traksi
Cervical
· Cara Kerja:
Terapi traksi ini digunakan khusus untuk tulang belakang leher (cervical
spine). Alat traksi cervical sering digunakan untuk mengatasi masalah seperti
hernia diskus atau kompresi saraf pada leher.
· Keunggulan:
Fokus pada area leher, membantu mengurangi tekanan pada saraf atau cakram
leher.
·
Keterbatasan: Harus dilakukan dengan hati-hati karena risiko
cedera pada leher.
Adakah Manfaat dari Terapi Traksi?
Terapi traksi adalah suatu teknik fisioterapi yang bertujuan
untuk mengurangi tekanan pada struktur tubuh, terutama pada tulang belakang,
persendian, dan jaringan lunak. Terapi ini sering digunakan untuk menangani
berbagai masalah muskuloskeletal. Berikut adalah beberapa manfaat terapi
traksi:
1. 1. Mengurangi
Nyeri
· Traksi membantu
meredakan tekanan pada saraf yang terjepit (seperti pada kasus herniasi diskus
atau saraf terjepit), sehingga nyeri dapat berkurang.
·
Mengurangi spasme otot yang dapat menyebabkan rasa sakit.
2. 2. Meningkatkan
Ruang Antar Seni
Traksi memberikan gaya tarikan yang dapat
memperlebar ruang antar tulang belakang atau sendi, mengurangi tekanan pada
diskus intervertebralis.
3. 3. Memperbaiki
Postur
Bagi pasien dengan postur yang buruk,
seperti lordosis atau skoliosis ringan, terapi traksi dapat membantu
memperbaiki posisi tulang belakang.
4. 4. Mengurangi
Kompresi Saraf
Membantu mengurangi tekanan pada saraf
akibat herniasi diskus, stenosis spinal, atau spondilolistesis.
5. 5. Meningkatkan
Mobilitas
Dengan mengurangi kekakuan dan tekanan pada
sendi atau jaringan lunak, traksi dapat membantu meningkatkan jangkauan gerak
(range of motion).
Oleh : Dani Arya Pramudya (P22040123010)
Diploma III Teknik Elektromedik
Poltekkes Kemenkes Jakarta 2
Komentar
Posting Komentar